Kemuliaan Perempuan

Sasli Rahmat Wifes

Sasli Rahmat Wifes

 

 

Perempuan,  topik yang selalu menarik untuk dibicarakan, sekaligus menyedihkan. Menarik, karena perbincangan ini berkenaan langsung dengan diri kita sebagai manusia yang secara biologis tercipta sebagai laki-laki dan perempuan. Menyedihkan, karena secara empiris-sosiologis tidak bisa dinafikan masih ada ketidakadilan sosial yang terjadi terhadap perempuan. Dan ketidakadilan ini barang kali merupakan ketidakadilan tertua dalam sejarah manusia.

Belum lama kita memperingati hari kartini. Sosok perempuan lembut dan cerdas yang memperjuangkan hak-hak kaum perempuan. Sungguh perjuangan yang tidak mudah dan harus diapresiasi meski dalam perkembangannya, dengan mengatasnamakan Hak Asasi Manusia (HAM), ide persamaan hak sering dipahami secara serampangan oleh sekelompok orang sehingga sulit membedakan mana pembela perempuan sejati yang menjunjung tinggi perempuan sesuai kodratnya dan mana feminisme.

Namun demikian, yang harus lebih kita sadari adalah bahwa jauh sebelum Kartini lahir sudah ada seorang manusia sempurna yang begitu gigih dan memiliki peranan yang sangat penting dalam perjuangan untuk mengangkat derajat kaum perempuan. Meski ia bukan seorang perempuan, namun perjuangannya membuktikan betapa Islam menghargai dan memuliakan seorang perempuan. Ya, dialah Muhammad saw. Penyebutan ibu tiga kali dan ayah satu kali bukannya tanpa arti, namun tersirat makna bahwa yang lebih diutamakan untuk dihargai adalah ibu, bukan berarti pula tidak menghormati ayah.

Rumi dalam Mastnawinya menegaskan bahwa sosok perempuan, karena kemuliaan dan qodratinya, mampu membiaskan “bayang-bayang” Tuhan di semesta ini, yang oleh Ibnu Arabi disebut sebagai alam mikrokosmos (al-alam al-shaghir). Dalam diri perempuan tercermin bagian-bagian dari jagad raya atau makrokosmos ini. Oleh karena itu untuk meningkatkan derajat kewalian para sufi ahli ma’rifat, salah satu caranya adalah dengan mencintai dan menyayangi perempuan (Murata, 2000: 249).

Advertisements

Sejarah Solat 5 Waktu

SASLI RAHMAT

SASLI RAHMAT

Nabi Muhammad SAW merupakan nabi terakhir yang diutuskan oleh Allah SWT untuk membimbing manusia ke arah jalan kebenaran. Tidak seperti umat nabi-nabi yang lain, umat nabi Muhammad telah diperintahkan untuk mengerjakan solat 5 waktu setiap hari. Ini merupakan kelebihan dan anugerah Allah SWT terhadap umat nabi Muhammad dimana solat tersebut akan memberikan perlindungan ketika di hari pembalasan kelak. Berikut diterangkan asal-usul bagaimana setiap solat mula dikerjakan.
Subuh:
Manusia pertama yang mengerjakan solat subuh ialah Nabi Adam a.s. iaitu ketika baginda keluar dari syurga lalu diturunkan ke bumi. Perkara pertama yang dilihatnya ialah kegelapan dan baginda berasa takut yang amat sangat. Apabila fajar subuh telah keluar, Nabi Adam a.s. pun bersembahyang dua rakaat.
Rakaat pertama: Tanda bersyukur kerana baginda terlepas dari kegelapan malam.
Rakaat kedua: Tanda bersyukur kerana siang telah menjelma.
Zohor:
Manusia pertama yang mengerjakan solat Zohor ialah Nabi Ibrahim a.s. iaitu tatkala Allah SWT telah memerintahkan padanya agar menyembelih anaknya Nabi Ismail a.s.. Seruan itu datang pada waktu tergelincir matahari, lalu sujudlah Nabi Ibrahim sebanyak empat rakaat.
Rakaat pertama: Tanda bersyukur bagi penebusan.
Rakaat kedua: Tanda bersyukur kerana dibukakan dukacitanya dan juga anaknya.
Rakaat ketiga: Tanda bersyukur dan memohon akan keredhaan Allah SWT.
Rakaat keempat: Tanda bersyukur kerana korbannya digantikan dengan tebusan kibas.
Asar:
Manusia pertama yang mengerjakan solat Asar ialah Nabi Yunus a.s. tatkala baginda dikeluarkan oleh Allah SWT dari perut ikan Nun. Ikan Nun telah memuntahkan Nabi Yunus di tepi pantai, sedang ketika itu telah masuk waktu Asar. Maka bersyukurlah Nabi Yunus lalu bersembahyang empat rakaat kerana baginda telah diselamatkan oleh Allah SWT daripada 4 kegelapan iaitu:
Rakaat pertama: Kelam dengan kesalahan.
Rakaat kedua: Kelam dengan air laut.
Rakaat ketiga: Kelam dengan malam.
Rakaat keempat: Kelam dengan perut ikan Nun.

Maghrib:
Manusia pertama yang mengerjakan solat Maghrib ialah Nabi Isa a.s. iaitu ketika baginda dikeluarkan oleh Allah SWT dari kejahilan dan kebodohan kaumnya, sedang waktu itu telah terbenamnya matahari. Bersyukur Nabi Isa, lalu bersembahyang tiga rakaat kerana diselamatkan dari kejahilan tersebut iaitu:
Rakaat pertama: Untuk menafikan ketuhanan selain daripada Allah yang Maha Esa.
Rakaat kedua: Untuk menafikan tuduhan dan juga tohmahan ke atas ibunya Siti Mariam yang telah dituduh melakukan perbuatan sumbang.
Rakaat ketiga: Untuk meyakinkan kaumnya bahawa Tuhan itu hanya satu iaitu Allah SWT semata-mata, tiada dua atau tiganya.
Isyak:
Manusia pertama yang mengerjakan solat Isyak ialah Nabi Musa a.s.. Pada ketika itu, Nabi Musa telah tersesat mencari jalan keluar dari negeri Madyan, sedang dalam dadanya penuh dengan perasaan dukacita. Allah SWT menghilangkan semua perasaan dukacitanya itu pada waktu Isyak yang akhir. Lalu sembahyanglah Nabi Musa empat rakaat sebagai tanda bersyukur.
Rakaat pertama: Tanda dukacita terhadap isterinya.
Rakaat kedua: Tanda dukacita terhadap saudaranya Nabi Harun.
Rakaat ketiga: Tanda dukacita terhadap Firaun.
Rakaat keempat: Tanda dukacita terhadap anak Firaun

Alasan Laki-Laki Terobsesi Payudara

Gambar

LARRY Young dan Brian Alexander yang baru saja merilis The Chemistry Between Us: Love, Sex and the Science of Attraction membedah alasan emosional biologis laki-laki terobsesi payudara. Kedua penulis itu percaya laki-laki heteroseksual yang terpesona kemolekan payudara sangat menghargai hormon yang terbentuk antara ikatan ibu dan bayi mendorong evolusi ikatan cinta.

“Seorang laki-laki satu-satunya mamalia jantan yang terpesona dengan payudara dalam konteks seksual. Payudara perempuan yang membesar saat pubertas dan masa kehamilan menjadi daya tarik laki-laki untuk dibelai, dipijat dan dirangsang selama foreplay,” jelas Young.

Sementara itu menurut survei dari Roy Levin di University of Sheffield dan Cindy Meston dari University of Texas, perempuan sangat menikmati perhatian yang diberikan lawan jenis kepada payudaranya. Menurut penelitian Young juga, kebanyakan perempuan meminta dirangsang puting payudaranya agar gairah seksualnya meningkat.

Alasan Perempuan tidak Suka Seks Oral

Gambar

SEBAGIAN perempuan merasa jijik apalagi kalau sampai melakukannya. Meskipun lidah dan mulut memiliki kontur bagus untuk merangsang penis, mereka terkadang enggan melakukannya. Mengapa? Berikut ini alasannya:

“Saat memulai seks oral saya tidak terganggu lidah yang menjelajahi bagian intim. Aku membayangkan merasakan soda cherry. Tapi seks oral itu menuntut penyerahan total kepada orang yang dicintai. Sayangnya saya khawatir tidak akan pernah mencapai orgasme karena mengurangi kebebasan erotis,” kata seorang perempuan ketika ditanyai pendapatnya terkait seks oral.

Merasa tidak dihargai

Perempuan merasa dilecehkan ketika pasangan memintanya untuk mengulum penis.

Merasa jijik
Sudah jelas penis itu tempat keluarnya kencing dan sperma, bahkan bisa terkandung penyakit. Sedangkan mulut digunakan untuk berciuman dan penis pasangannya vagina. Jika penis harus dimasukkan ke dalam mulut, mereka merasa jijik bahkan bisa langsung muntah.

Fungsi mulut dan penis tidak sesuai

Penis itu fungsinya menyalurkan sperma ke vagina. Jika selama seks oral terjadi ejakulasi dan sperma masuk ke dalam mulut, tentunya sperma akan tertelan dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya.

 

Bisik-Bisik 6 Rahasia Seks Perempuan

Gambar

MEMBAHAS soal rasa, perempuan merupakan mahluk yang sensitif. Juga ketika berbicara soal seks, bagi mereka kaum perempuan seks bukan hanya soal kepuasan, namun juga kenyamanan. Nah, berikut ini merupakan rahasia-rahasia seks kaum hawa.

1. Banyak perempuan mengklaim bahwa sebelum atau selama orgasme, mereka kerap mengeluarkan cairan. Hal ini terjadi karena stimulasi di area g-spot. Meski demikian, menurut Amy Levine seorang Sex Coach dan pendiri igniteyourpleasure.com, hal tersebut tidak akan mengurangi gairah pada perempuan.

2. Perempuan bukan hanya sekadar mampu menerima rangsangan saja. Dilain pihak, banyak perempuan yang memastikan dirinya mampu mengontrol kedalaman penetrasi.

3. Menurut Steve dan Bodansky, penulis buku Extended Massive Orgasm: How You Can Give and Receive Intense Sexual Pleasure, wilayah bagian kiri dari area g-spot merupakan bagian yang banyak disukai oleh perempuan. Dari studi terhadap perempuan, mereka menyimpulkan bahwa area tersebut merupakan bagian yang sangat menyenangkan bila diberi sentuhan maupun rangsangan lebih.

4. Tanpa disadari, perempuan pada dasarnya memiliki peningkatan gairah seksual saat sedang menstruasi. Hal tersebut terjadi karena kadar testosteron pada perempuan tengah berada pada fase puncak.

5. Perempuan lebih cepat mengalami fase orgasme lanjutan dan panjang dibanding pria. Hal ini dapat terjadi karena kebanyakan perempuan mengalami orgasme lebih dari sekali.

6. Anda kerap mendapati darah segar dibagian vagina setelah melakukan hubungan seks dengan pasangan? Anda patut berhati-hati. Hal tersebut bukan berarti Anda lantas mendapatkan haid setelah berhubungan. Keluhan itu bisa jadi merupakan post coital bleeding, kondisi dimana terjadi infeksi pada leher rahim. Meski hal ini tidak mematikan, namun Anda harus memeriksanya secara dini, agar infeksi tidak menjalar dan berubah menjadi hal yang menakutkan.